Riset Perkebunan Nusantara

PT RPN JADI TUAN RUMAH PERTEMUAN TEKNIS IKAGI 2026 : PERKUAT STRATEGI NASIONAL MENUJU SWASEMBADA GULA

Pasuruan – Pertemuan Teknis Ikatan Ahli Gula Indonesia (IKAGI) 2026 resmi dilaksanakan pada Selasa, 29 April 2026, bertempat di Gedung H P3GI, Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur. Acara ini mengangkat tema besar tentang “Penguatan Industri Gula Nasional Dalam Rangka Mencapai Kemandirian Gula dan Energi”, dengan fokus pada adaptasi perubahan iklim hingga pengembangan bioetanol.

PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) melalui P3GI turut berperan sebagai tuan rumah sekaligus mendukung penguatan riset dan inovasi di sektor pergulaan nasional. Forum ini menjadi wadah kolaborasi antara peneliti, praktisi, akademisi, dan pelaku industri dalam merumuskan solusi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri gula Indonesia.

Ketua IKAGI, Dr. Aris Toharisman, menyampaikan bahwa target swasembada gula nasional dibagi dalam dua tahap, yakni swasembada gula konsumsi pada 2028 dan swasembada total pada 2030. Menurutnya, tantangan utama industri saat ini tidak hanya terkait

pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga penciptaan nilai tambah melalui inovasi dan pengembangan produk turunan.

“Tantangan industri gula ke depan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan pengembangan bioetanol,” ujar Dr. Aris Toharisman.

Ia juga menekankan pentingnya strategi intensifikasi guna meningkatkan produktivitas tebu tanpa perlu melakukan ekspansi lahan besar-besaran.

“Strategi intensifikasi harus menjadi prioritas dengan target peningkatan produktivitas hingga minimal 6 ton per hektare,” jelasnya.

Selain aspek produktivitas, Aris juga menekankan pentingnya kualitas varietas tebu serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim. Ia mengingatkan bahwa peningkatan produksi tidak akan optimal tanpa didukung kualitas tanaman yang baik dan inovasi di sektor budidaya maupun teknologi pengolahan.

IKAGI 2026 juga menghadirkan sejumlah keynote speaker yang berkompeten di bidang industri gula dan perkebunan, yakni Mahmudi, S.P., M.Si. selaku Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Arinta Rury F., S.P., M.P. selaku Peneliti Ahli Utama PT Riset Perkebunan Nusantara – Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Ir. Kunthi W., S.T., M.Eng., IPM selaku Kepala Divisi Riset PT Kebun Agung Group, serta Endri Novianto, S.P. selaku Direktur Utama PT Kebon Tebu Mas.

Kehadiran para keynote speaker tersebut memperkaya perspektif diskusi terkait tantangan dan peluang industri gula di masa depan, khususnya dalam mendorong inovasi, efisiensi, serta keberlanjutan sektor pergulaan nasional.

Melalui forum ini, PT RPN berharap sinergi antara dunia riset dan industri semakin kuat dalam mendukung terwujudnya kemandirian gula dan energi nasional.

 

Keterangan Lebih Lanjut:

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

PT Riset Perkebunan Nusantara

Ponsel: 0811-1380-3523

Email: [email protected]

 

Scroll to Top