PEDULI KESEHATAN LINGKUNGAN, PT RPN MELALUI UNIT RISET SUNGEI PUTIH BERKOLABORASI DENGAN PEMERINTAH DESA DAN BABINSA LAKUKAN FOGGING
- Post by: admin514
- October 8, 2026
- Comments off

Deli Serdang, 19 September 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Unit Riset Sungei Putih, Pusat Penelitian Karet, berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sei Putih, Puskesmas Galang, dan Babinsa Desa Sei Putih melaksanakan kegiatan pengasapan atau fogging sebagai upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Dusun 8, Desa Sei Putih, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan tersebut menyasar lingkungan masyarakat di Dusun 8 serta kompleks perumahan karyawan Unit Riset Sungei Putih. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT RPN dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat maupun karyawan beserta keluarga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat pendampingan dari Babinsa Desa Sei Putih Koramil 0204-18/Galang, Ishaq Sirait, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Galang, Nursusila Hayati. Nursusila menjelaskan bahwa fogging merupakan salah satu langkah untuk membantu menekan populasi nyamuk dewasa secara cepat, khususnya dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
“Fogging merupakan salah satu langkah untuk menurunkan populasi nyamuk dewasa secara cepat. Namun, masyarakat tetap perlu menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun 8 Desa Sei Putih, Agus Salim, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah desa dan PT RPN dalam upaya pencegahan DBD di lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi terhadap bahaya DBD sekaligus inisiatif kolaborasi antara pemerintah desa dengan pihak Unit Riset Sungei Putih yang wilayahnya berdampingan dengan masyarakat,” kata Agus.
Menurutnya, kedekatan wilayah antara Desa Sei Putih dan Unit Riset Sungei Putih menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sinergi untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan bersama.
Kepala Unit Riset Sungei Putih, Pusat Penelitian Karet PT RPN, Aprizal Alamsyah menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen PT RPN dalam menjalankan TJSL, khususnya melalui dukungan terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
“Pencegahan DBD bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau fasilitas kesehatan, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, Unit Riset Sungei Putih berupaya mengambil bagian dalam kolaborasi ini,” ujarnya.
Meski demikian, fogging bukan merupakan satu-satunya langkah dalam mencegah penyebaran DBD. Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan menguras dan menutup tempat penampungan air, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air tetap menjadi bagian penting dalam pencegahan DBD.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan fogging. Yang paling penting adalah menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PT RPN bersama Pemerintah Desa Sei Putih, Puskesmas Galang, Babinsa, dan masyarakat terus mendorong upaya pencegahan DBD secara kolaboratif. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat Desa Sei Putih serta karyawan dan keluarga di lingkungan Unit Riset Sungei Putih. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PT RPN dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar serta menghadirkan manfaat nyata melalui pelaksanaan TJSL di wilayah operasional perusahaan.
—
Keterangan Lebih Lanjut:
Divisi Sekretariat Perusahaan
PT Riset Perkebunan Nusantara
Ponsel: 0811-1380-3523
Email: [email protected]