JASA DAN PELAYANAN

Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Tekno Ekonomi Budidaya dan Pengolahan Kelapa Sawit
Latar Belakang Indonesia merupakan negara utama produsen minyak kelapa sawit, dan kelapa sawit telah menjadi komoditas strategis dalam perekonomian. Peran strategis kelapa sawit mencakup pemenuhan kebutuhan bahan baku minyak goreng nasional, komoditi ekspor unggulan, penyerapan lapangan pekerjaan, motor penggerak perekonomian dan percepatan pembangunan daerah. Pesatnya perkembangan industri kelapa sawit di Indonesia tidak terlepas dari faktor-faktor penting berikut: • Teknologi: Secara teknis, industri perkebunan dan pengolahan kelapa sawit didukung oleh berbagai teknologi yang berpengaruh terhadap daya saing produk kelapa sawitdi pasar Internasional maupun domestik. • Sumberdaya alam : Indonesia dikaruniai sumberdaya alam yang menunjang usaha di bidang kelapa sawit: letak geografis yang strategis serta karunia lahan dan iklim yang sesuai untuk tanaman kelapa sawit. • Sumberdaya manusia : Indonesia memiliki potensi sumberdaya manusia yang besar, baik dari sisi ketersediaan maupun untuk menjadi pekerja yang handal dan tangguh di bidang perkelapasawitan. • Sumberdaya modal dan kebijakan : Pemerintah Indonesia cukup kondusif dalam mendorong kegiatan investasi maupun pemberian modal bagi pembangunan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Prospek usaha yang baik dan pasar yang masih terbuka mendorong agribisnis kelapa sawit Indonesia untuk terus berkembang. Namun, persaingan bisnis yang semakin ketat, kelangkaan sumberdaya, peningkatan biaya produksi, keterbatasan produksi olahan, serta munculnya persaingan global dan isu lingkungan menjadikan pengembangan agribisnis kelapa sawit Indonesia harus dibarengi dengan peningkatan efisiensi dan berwawasan lingkungan. Efisiensi agribisnis kelapa sawit diartikan sebagai optimasi terhadap kepemilikan sumberdaya dan pemanfaatan terukur dari aspek teknik, sosial ekonomi, finansial dan lingkungan melalui dukungan penyebaran informasi dan teknologi bagi pelaku usaha kelapa sawit di Indonesia maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung keberlajutan usaha industri kelapa sawit di Indonesia. Pusat Penelitian Kelapa Sawit selaku lembaga penelitian dan Center Of Excellence di bidang Perkelapasawitan di Indonesia, turut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kemajuan agribisnis kelapa sawit Indonesia. Terkait dengan perlunya peningkatan efisiensi agribisnis kelapa sawit, maka selain kegiatan penelitian, penyediaan teknologi tepat guna dan diseminasi, PPKS menyelenggarakan pelatihanTekno, Ekonomi Budidaya, dan Pengolahan Kelapa Sawit yang bertujuan memperluas wawasan dan pengetahuan tentang proses pengkajian kelayakan finansial, analisis resiko usaha hingga panduan dalam pengawasan pelaksanaan proyek. Sasaran Pelatihan Pelatihan ini bertujuan agar peserta: • Memperluas wawasan dan pengetahuan perihal aspek teknis (budaya dan pengolahan) pada praktek industri perkebunan kelapa sawit. • Mampu menjelasakan prospek usaha (perkebunan atau industri pengolahan) kelapa sawit pada skala ekonimi makro dan mikro. • Mampu menjelaskan resikio dan antisipasi resiko serta faktor-faktor kunci sukses usaha(budidaya atau pengolahan). • Mampu melakukan penilaian atas kelayakan tenis dan ekonomi suatu rencana bisnis perkebunan atau industri pengolahan kelapa sawit Materi Tekno Ekonomi Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Topik Kandungan Materi Sasaran Utama PROFIL INDUSTRI perkebunan kelapa sawit Indonesia Sejarah singkat, status industri, prospek ekonomi, kebijakan pemerintah, peta penyebaran dan pengembangan Memperluas wawasan makro ekonomi dan kebijakan pemerintah serta mengenali posisi industri perkebunan dalam konstelasi global dan nasional. INVESTASI KEBUN :Kesesuaian lahan, agroklimat, pembukaan lahan (land clearing-LC) pembibitan dan kajian investasi kebun Faktor pertimbangan penting dalam pembangunan/investasi perkebunan kelapa sawit tanah iklim, bentuk wilayah. Bahan tanaman dan pembibitan. Disain kebun. Struktur biaya investasi. Studi kasus. Memperluas wawasan teknis pembangunan kebun, mampu menjelaskan faktor kunci suksesnya, serta resiko dan antisipasi atas resiko, mampu membuat kajian sederhana atas kelayakan usulan investasi. OPERASIONAL KEBUN Pemeliharaan Tanaman, pemupukan, pengendalian hama, panen, dll. Status teknologi yang digunakan dalam praktek operasionalisasi perkebunan kelapa sawit: pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen, dan tindakan pemeliharaan tanaman lainnya, struktur biaya operasional perkebunan, faktor kunci sukses dan resiko usaha. Studi kasus. Memperluas wawasan teknis dalam hal operasionalisasi perkebunan dan struktur biayanya. Mengenali faktor resiko dan faktor kunci sukses dalam operasionalisasi perkebunan. Mampu melakukan kajian sederhana atas kelayakan suatu usulan biaya operasional. PRAKTEK INDUSTRI PERKEBUNAN Pengamatan lapangan tentang praktek industri perkebunan. Diskusi langsung dengan praktisi di lapangan. Mengkonfirmasi penjelasan dan diseminasi klasikal dalam realitas industri perkebunan. Tekno Ekonomi Industri Pengolahan Kelapa Sawit Topik Kandungan Materi Sasaran Antara PROFIL INDUSTRI Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit, struktur biaya Faktor pertimbangan penting dalam pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit: ketersediaan bahan baku, lokasi, infrastruktur, skala produksi, dll. Struktur biaya investasi. Studi kasus. Memperluas wawasan teknis pembangunan pabrik, mampu menjelaskan faktor kunci suksesnya, serta resiko dan antisipasi atas resiko, mampu membuat kajian sederhana atas kelayakan usulan investasi. OPERASIONAL KEBUN Teknis operasional ekstraksi CPO, inti sawit dan pengelolaan limbah serta aspek mutu Status teknologi yang digunakan dalam praktek operasionalisasi pabrik kelapa sawit: proses ekstraksi CPO, ekstraksi inti sawit, pengelolaan limbah cair dan padat, pengendalian mutu, faktor kunci sukses dan resiko usaha. Studi kasus. Memperluas wawasan teknis dalam hal operasionalisasi pabrik dan struktur biayanya. Mengenali faktor resiko dan faktor kunci sukses dalam operasionalisasi pabrik. Mampu melakukan kajian sederhana atas kelayakan suatu usulan biaya operasional. PRAKTEK INDUSTRI PENGOLAHAN Pengamatan lapangan tentang praktek industri pengolahan, diskusi langsung dengan praktisi di lapangan (manajemen dan operator). Mengkonfirmasi penjelasan dan diseminasi klasikal dalam realitas industri pengolahan. Metode Pelatihan Materi disampaikan dengan metode pengajaran di ruang kelas oleh narasumber dan focus group discussion yang dilakukan secara berselang-seling. Paparan narasumber ditujukan untuk mengintroduksi dasar, falsafah, konsep dan alasan (aspek kognitif); sedangkan focus group discussion diarahkan sebagai latihan implementasi pengetahuan dalam praktek di lapangan. Pelatihan dilengkapi dengan kunjungan dan observasi lapangan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang telah diperoleh di kelas. Waktu Pelatihan Pelatihan dilaksanakan 5 hari @ 8 jam efektif dengan komposisi 3 hari di kelas dan 2 hari dilapangan, bertempat di kantor Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Jl. Brigjen Katamso No. 51 Medan) atau di hotel di sekitar kota Medan, Sumatra Utara. Kunjungan lapangan dilakukan di kebun Percobaan dan Penelitian PPKS serta pabrik pengolahan kelapa sawit milik perusahaan perkebunan. Narasumber Pelatihan ini akan dipandu oleh narasumber yang berkualifikasi dan profesional di bidangnya. Selain latar belakang pendidikan, narasumber telah memiliki pengalaman praktis dalam melakukan penasehatan maupun kegiatan studi kelayakan usaha perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit. • Dr. Ir. Donald Siahaan • Dr. Winarna. • Ir. Dja’far, M.S. • Ambar Kurniawan, S.P., M.Si. • Rizki Amelia, S.E. Peserta Peserta yang direkomendasikan adalah staf keuangan pembiayaan di perkebunan dan pejabat perbankan yang ditugaskan untuk memimpin unit jasa kredit perkebunan, melakukan analisa kredit, analisa resiko kredit dan pengawas lapangan. Pelatihan juga direkomendasikan untuk staf pengajar dan pegawai dinas pertanian/perkebunan. Biaya • Biaya sebesar Rp 6.500.000,- per orang. • Biaya yang dimaksud di atas termasuk training kit, makan siang dan snack serta transportasi lokal untuk praktek lapangan. Namun, biaya tersebut tidak termasuk akomodasi penginapan. • Bila diperlukan, PPKS dapat menyediakan penginapan sesuai kebutuhan kelas yang dikehendaki dengan konsekuensi dan penambahan biaya sesuai tarif hotel/penginapan yang berlaku. • PPKS memberikan pembebasan biaya untuk seorang peserta dari setiap kelipatan 6 (enam) peserta yang dikirim oleh sebuah perusahaan atau grup. • Jumlah peserta dibatasi maksimum 25 (dua puluh lima) untuk setiap angkatan. In-House Training PPKS juga menyelenggarakan in-company training dengan topik yang sesuai kebutuhan perusahaan peminat. Perusahaan yang berminat dapat menghubungi PPKS selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum pelaksanaan pelatihan. Materi : Topik dan isi pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan Waktu : Sesuai kesepakatan Biaya : Perhitungan Khusus Pendaftaran Pendaftaran dilakukan melalui surat, faks. atau e-mail selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan. Pembayaran dilakukan seminggu sebelum pelaksanaan melalui rekening Pusat Penelitian Kelapa Sawit di : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Putri Hijau – Medan Sumatra Utara No. AC. 0053-01-000518.30.7 Informasi lebih lanjut tentang pelatihan ini dapat menghubungi: Tel. 061 7862477 (ext 121), Fax. 061 7862488 e-mail : admin@iopri.org ; http://www.iopri.org Contact person : Siti Ninggrum : 081361345380 Enggem Ginting : 081396835345 E-mail : sitiningrum63@yahoo.com

 

HUBUNGI KAMI

PT Riset Perkebunan Nusantara

Jl. Salak No. 1A, Bogor 16128

0251 8333382, 0251 8315985

rpn@rpn.co.id

GALERI